Menjaga performa tinggi melalui kualitas talenta yang ketat.
Talent Density adalah rasio jumlah talenta berperforma tinggi terhadap total jumlah karyawan. Perusahaan dengan Talent Density tinggi tidak membutuhkan banyak manajer untuk mengawasi, karena setiap individu memiliki standar eksekusi yang luar biasa.
Karyawan dengan performa rata-rata adalah beban terbesar bagi talenta A-Player. Mereka menurunkan standar kualitas, memperlambat ritme kerja, dan menciptakan frustrasi bagi orang-orang terbaik di tim Anda.
Tanyakan pada diri Anda: 'Jika karyawan ini mengundurkan diri hari ini, apakah saya akan berjuang keras untuk mempertahankan mereka?'. Jika jawabannya 'tidak' atau 'ragu', mereka bukan bagian dari Talent Density yang Anda butuhkan.
Kepadatan talenta hanya bisa dipertahankan dengan feedback yang jujur, cepat, dan spesifik. Hilangkan politik kantor. Berikan kritik keras pada hasil kerja, namun tetap berikan dukungan penuh pada manusianya.
Jangan membayar rata-rata. Bayarlah talenta A-Player di atas harga pasar. Biaya membayar satu orang super-star jauh lebih murah daripada membayar tiga orang rata-rata yang membutuhkan supervisi konstan.
Jangan mencari orang yang 'cocok' dengan budaya Anda (itu hanya akan menciptakan echo chamber). Carilah orang yang membawa perspektif baru namun memiliki etos kerja dan standar kualitas yang sama tingginya dengan tim elite Anda.